www.pa-sukoharjo.go.id - Tupoksi dan Yurisdiksi

Megah, begitu kesan awal ketika memasuki gedung  Pengadilan Agama Sukoharjo.Ungkapan ini tidak berlebihan. Paling tidak jika disejajarkan dengan gedung lainya. Misalnya, gedung Dinas Pekerjaan Umum  Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo, yang teletak disebelah kanan, dan gedung Kantor Kecamatan Kota Sukoharjo, yang berada di sebelah kirinya. Letak gedung  pengadilan ini cukup strategis. Di tepi jalan, pengubung kota Solo dan Wonogiri, dilewati  jalur bus antar kota. Dan hebatnya lagi, jarak antara terminal bus Sukoharjo dengan gedung Pengadilan ini, hanya dalam hitungan ratusan meter.

  Semula gedung Pengadilan Agama Sukoharjo berada di Komplek Masjid Raya Sukoharjo  Jl. Slamet Riyadi, Sukoharjo. Baru kemudian awal Pebruari 2007 boyongan ke gedung baru. Terletak di Joho, Kelurahan Joho, Kecamatan Kota Sukoharjo, tepatnya Jl. Rajawali No. 10, Sukoharjo.

Gedung baru ini dibangun dua lantai, diatas tanah seluas 2000 m2, dengan luas bangunan 647 m2, dan luas halaman 1353 m2. Pembangunan gedung ini dilaksanakan  empat tahap, sejak tahun 2004 sampai 2007.  Tahap pertama tahun 2004 dengan pagu Rp. 460.000.000,-, dikerjakan CV. Wahyu dengan dana sebesar Rp 453.335.000,-, dengan sisa dana Rp. 6.665.000,-. Tahap kedua, tahun 2005, dikerjakan oleh CV Putra Perdana  dengan pagu Rp. 599.620.000,-, dipergunakan sebesar Rp 597.289.000,-, sisa 2.331.000,- . Tahap ketiga, tahun 2006, dikerjakan CV. Jati karya dengan pagu 800.000.000,-, dipergunakan Rp 792.953,000,-, sisa Rp.7.047.000,- . Kemudian tahap keempat, tahun 2007, dikerjakan oleh CV Jati Karya dengan pagu dana Rp 926.929.000,- dipergunakan Rp. 876.813.000,-, sisa Rp. 50.116.000,-.

Dari empat tahap tersebut, keseluruhan pagu berjumlah Rp. 2.786.549.000,- dipergunakan Rp. 2.720.390.000,- sisa Rp. 66.159.000,-. Dari sisa anggaran tersebut, kembali kepada negara.

 

Tata ruang perkantoran cukup reprensentatif. Sesuai dengan gambar / bestek yang dirancang oleh  Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo terdahulu, terwujud satu tata ruang perkantoran yang memadai. Lantai bawah, merupakan central pelayanan masyarakat pencari keadilan. Di ujung bagian selatan, ruang sidang II, kemudian sebelah utara, ruang tunggu yang dilengkapi dengan kursi tunggu. Sebelah utaranya ruang kasir, yang tersekat papan pemisah. Kemudian masih di ruang itu, ruang untuk meja I, meja II, dan meja III.Dan juga ruang panitera Muda Hukum. Sementara di depan ruang ini, adalah ruang pendaftaran para pihah yang dilengkapi dua buah computer yang sudah menggunakan system on line SIADPA (Sistim Administrasi Pengadilan Agama). Disbelah kiri ruang tersebut, adalah ruang Wakil Panitera, Panitera Muda Gugatan, Panitera Permohonan. Kemudian di sebelah kirinya lagi, merupakan pintu utama, pintu masuk gedung. Di ruang pintu utama ini, di sebelah kananya ruang  recepsionis  yang dilengkapi dengan meja panjang, dan di sebelah kirinya, ruang tunggu para tamu dengan fasilitas meja tunggu. Sementara itu, ruang pintu utama ini, terus  membujur ke selatan adalah  koridor, penghubung menuju ruang sidang I,  yang terbikin dari  atap fiber glasas dengan penyangga besi tempa. Sedangkan ruang sidang I ini sudah dilengkapi dengan alat pendingin, Air Condition.

Di sebelah kiri pintu utama, ruang Panitera/Sekretaris, lengkap dengan kursi dan meja tamu. Sementara di sebelah kananya, ruang wakil Sekretaris, Kaur Keuangan, dan ruang bendahara. Kemudian yang membujur ke selatan, paling utara ruang Kaur Umum, disebelahnya lagi, toilet, di seletanya ruang Kepegawaian. Kemudian di sebelah selatannya ruang Dharma Yukti. Diakhiri paling ujung, ruang gudang dan dapur.

Sementara itu, untuk menuju lantai atas, dihubungkan dengan dua tangga, dalam  gaya arsitektur, melingkar, di sebalah kanan dan kiri. Tata ruang lantai ini dapat dilihat mulai ruang yang membujur ke timur dan barat. Di bagian tengah adalah ruang perpustakan,  koleksi bukunya terbilang  cukup banyak, sudah tertata rapi, tetapi belum dapat menggunakan system catalog. Di depan perpustakan difungsikan sebagai ruang lobi, dengan fasilitas meja dan kursi tamu. Di bagian kanan adalah ruang ketua lengkap dengan meja kursi tamu, serta dilengkapi alat pendingin, AC.  Di sebelah  kiri adalah ruang Wakil Ketua, lengkap dengan meja kursi tamu. Sedangkan bungunan bagian barat yang membujur ke selatan, berturut turut adalah ruang hakim, sebelah selatannya toilet, kemudian ruang musholla, dan bagian paling ujung selatan adalah ruang Pengacara/Mediasi. Di bagian timur, ujung yang paling utara adalah ruang rapat, di selatannya ruang arsip. Kemudian ruang paling ujung selatan adalah ruang panitera pengganti dan juru sita.    Gedung yang baru ini dilengkapi dengan fasilitas listrik 4400 kwh, telpon dan PAM.


   -     Dasar pembentukan. 

        Pengadilan Agama Sukoharjo dibentuk berdasarkan Staastblad 1882 nomor 152,   tentang pembentukan Pengadilan Agama di Jawa dan Madura tanggal 19 Januari 1882, dengan Raad Agama/Penghulu Landraad

-    Personalia

           Pengadilan Agama Sukoharjo tergolong tipe kelas I.B. Jumlah karyawan sebanyak 25 orang, dengan rincian: hakim 7 orang. Kepaniteraan 13 orang dengan rincian : Panitera / Sekretaris 1 orang, Wapan 1 orang, Panmud 3 orang, Panitera penganti 3 orang, Juru sita 2 orang, Juru sita pengganti 2 orang, staf  kepaniteraan 1 orang, Sedangkan bagian Kesekretariatan  terdiri : Wakil Sekretaris 1 orang, Kaur 1 orang , Plt Kaur 2 orang , staf 2 orang.  Ditambah tenaga honorer sebanyak 8 orang. Jumlah total karyawan Pengadilan Agama Sukoharjo adalah 33 orang.

-    Sistem Administrasi

            Disisi lain Pengadilan Agama Sukoharjo sudah melaksanakan SAI (Sistem Adminisrasi Instansi) yang berbasis on line, seperti: SIADPA,SIMPEG, SIMAK-BMN, SAKPA dan RKA-KL. Untuk prasarana SIADPA ini telah dipasang telah di pasang 3 komputer dan 1 printer oleh BADILAG.


  Tugas Pokok dan Fungsi :


Tugas pokok Pengadilan Agama sesuai dengan ketentuan Pasal 2 jo. Pasal 49 Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama adalah memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara tertentu antara orang-orang yang beragama Islam di bidang :
a. perkawinan,
b. waris,
c. wasiat,
d. hibah,
e. wakaf,
f.  zakat,
g. Infaq,
h. shadaqah; dan
i. ekonomi syari'ah.

Di samping tugas pokok dimaksud di atas, Pengadilan Agama Sukoharjo mempunyai fungsi,  antara lain sebagai berikut :

1. Fungsi mengadili (judicial power), yakni menerima, memeriksa, mengadili dan menyelesaikan perkara-perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama dalam tingkat pertama (vide : Pasal 49  Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009).
 
2. Fungsi pembinaan, yakni memberikan  pengarahan, bimbingan, dan petunjuk kepada pejabat struktural dan fungsional di bawah jajarannya, baik menyangkut teknis yudicial, administrasi peradilan, maupun administrasi umum/perlengkapan, keuangan, kepegawaian, dan pembangunan. (vide : Pasal 53 ayat (1, 2, 4 dan 5) Undang-undang Nomor No. 50 Tahun 2009 jo. KMA Nomor KMA/080/VIII/2006).
  
3. Fungsi pengawasan, yakni mengadakan pengawasan melekat atas pelaksanaan tugas dan tingkah laku Hakim, Panitera, Sekretaris, Panitera Pengganti, dan Jurusita/ Jurusita Pengganti  di bawah jajarannya agar  peradilan diselenggarakan dengan seksama  dan sewajarnya (vide : Pasal 53 ayat (1, 2, 4 dan 5) Undang-undang Nomor No. 50 Tahun 2009) dan terhadap pelaksanaan administrasi umum kesekretariatan serta pembangunan. (vide: KMA Nomor KMA/080/VIII/2006).
  
4. Fungsi nasehat, yakni memberikan pertimbangan dan nasehat tentang hukum Islam kepada instansi pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta. (vide : Pasal 52 ayat (1) Undang-undang Nomor No. 50 Tahun 2009).
 
 5. Fungsi administratif, yakni menyelenggarakan administrasi peradilan (teknis dan persidangan), dan administrasi umum (kepegawaian, keuangan, dan umum/perlengakapan) (vide : KMA Nomor KMA/080/ VIII/2006).
  
6. Fungsi Lainnya : Melakukan koordinasi dalam pelaksanaan tugas hisab dan rukyat dengan instansi lain yang terkait, seperti DEPAG, MUI,          Ormas Islam dan lain-lain (vide: Pasal 52 A Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009).

Pelayanan penyuluhan hukum, pelayanan riset/penelitian dan sebagainya serta memberi akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat dalam era keterbukaan dan transparansi informasi peradilan, sepanjang diatur dalam Keputusan Ketua  Mahkamah Agung RI Nomor : 1-144/KMA/SK/I/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan sebagai pengganti Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 144/KMA/SK/VIII/2007 tentang Keterbukaan Informasi di Pengadilan.


  Wilayah Yuridiksi :



   

 

-     Letak geografis

            Secara astronomis Kabupaten Sukoharjo terletak antara 110° 50' Bujur Timur dan 7º 42' Lintang Selatan.Secara geografis / administratif Kabupaten Sukoharjo berbatasan dengan :

Sebelah Barat        : Kab. Boyolali, Kab.Klaten.

Sebelah Timur        : Kab. Karanganyar.

Sebelah Utara        : Kota Surakarta.

Sebelah Selatan     : Kab.Gunung Kidul, Kab. Wonogiri.

 

-     Wilayah hukum

Adapun  wilayah hukumnya meliputi seluruh wilayah  Daerah Tingkat II Kabupaten Sukoharjo. Terdiri dari 12 Kecamatan  150 Desa 17 Kalurahan, yakni:

1. Kecamatan Weru 13 Desa.,

2. Kecamatan Bulu 12 Desa,    

3  Kecamatan Tawangsari 12 Desa,

4. Kecamatan Sukoharjo 14 Kelurahan,    

            5  Kecamatan Nguter 16 Desa,

            6. Kecamatan Bendosari 13 Desa,

            7. Kecamatan Polokarto 17 Desa,

            8  Kecamatan Mojolaban 14 Desa,

            9  Kecamatan Grogol 14 Desa,

           10.Kecamatan Baki 14 Desa,

           11.Kecamatan Gatak 14 Desa,

           12.Kecamatan Kartosuro 10 Desa 2 Kelurahan.

 

Kebijakan MARI

Berita Umum

ANTARA News - Berita Terkini
News And Service
  • Mensos janji mudahkan swasta kembangkan Komunitas Adat Terpencil
    Menteri Sosial Idrus Marham berjanji memberikan kemudahan kepada pihak swasta yang berminat terlibat dalam pengembangan Program Komunitas Adat Terpencil (KAT). "Cukup ada rekomendasi dari Pak Dirjen, maka hari ini juga ...
  • SBY dirawat, pertemuan dengan Prabowo diundur
    Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan pertemuan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diundur karena SBY sedang dirawat akibat kelelahan. "Pertemuan ...
  • Muhammadiyah segera bangun universitas di Malaysia
    Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik menyatakan dukungannya terhadap rencana pendirian Universitas Muhammadiyah di Malaysia oleh Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, kata Prof Dr Suyatno, ketua delegasi yang mewakili PP ...

Waktu Shalat